TANJUNG SELOR (SB.COM) – Pengucapan Sumpah/Janji pimpinan definitif DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kaltara) masa jabatan 2024-2029 masih menunggu Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri (SK Mendagri) Republik Indonesia tentang Pengangkatan.
Sekretaris DPRD (Sekwan) Kaltara Mohammad Pandi mengemukakan itu ketika dikonfirmasi, pihaknya sudah menyiapkan acara pengucapan Sumpah/Janji pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah provinsi tersebut.
Ia menerangkan, sesudah ada pimpinan definitif DPRD Kaltara dari hasil rapat paripurna, baru “Berita acara rapat sebagai persyaratan sudah diserahkan ke Pemerintah Provinsi Kaltara dan sudah diteruskan ke Kemendagri hari Rabu lalu,” kata Pandi 23/10/2024). Lalu pengesahan Tata Tertib (Tatib) lembaga legislatif provinsi setempat, kemudian pembentukan/penyusunan Alat Kelengkapan Dewan (AKD).
Surat Keputusan pimpinan definitif Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) periode 2024-2029 masih berproses di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Lanjut di katakan Pandi mengatakan, untuk proses Surat Keputusan (SK) unsur pimpinan definitif tersebut saat ini masih berproses di Kemendagri. “Tadi saya dapat informasi dari pihak Kemendagri katanya SK nya sudah ada, namun kita belum terima SK fisiknya,” ungkapnya.
Ia menambahkan, usulan pengangkatan pimpinan definitif DPRD Kalsel pengiriman ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Informasi yang kita terima, SK tersebut tinggal menunggu tanda tangan Mendagri, tapi karena kesibukan belum beliau tanda tangani. Seperti sekarang Mendagri mengikuti kunjungan kerja Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Pimpinan definitif DPRD Kaltara 2024-2029, Ketua Achamd Djufrie dari dari Partai Gerindra, Wakil Ketua I Muhammad Nasir Partai Golkar dan wakil Ketua II Muddain dari partai Demokrat, dan ini sesuai dengan 3 suara terbanyak parpol yang memiliki 6 kursi terbanyak.
Meski memiliki jumlah kursi yang sama, namun Partai Gerindra berada di posisi pertama dengan total jumlah suara sebanyak 62.776 suara. Lalu diposisi kedua yakni Partai Golkar dengan jumlah suara 49.223 suara dan posisi ketiga yakni Partai Demokrat dengan suara sebanyak 48.446 suara. ***
Editor SB.













