TARAKAN – Pemerintah Kelurahan Kampung I Skip Kecamatan Tarakan Tengah terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat melalui kegiatan monitoring Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Kusuma Negara di wilayah RT.03 dan Flamboyan di RT.14. Kegiatan monitoring ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya memastikan pelayanan kesehatan dasar bagi ibu dan anak berjalan optimal, tertib, dan sesuai dengan standar yang ditetapkan.
Monitoring kegiatan Posyandu ini mencakup berbagai aspek pelayanan, mulai dari pelaksanaan penimbangan balita, pencatatan tumbuh kembang anak, pemberian imunisasi, pelayanan kesehatan ibu hamil, hingga edukasi gizi dan kesehatan keluarga atau lansia.
Kehadiran aparatur kelurahan dalam kegiatan ini bertujuan untuk memastikan seluruh rangkaian pelayanan berjalan dengan baik serta mendukung peran aktif kader Posyandu sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat di tingkat wilayah.

Lurah Kampung I Skip Diky Anugrah, SE di wakili oleh Kasi Pemberdayaan Masyarakat Asrul Hasbi, SE, M.Si beserta staf Kelurahan Ibu Tumi Eliana, S.IP dan Dwi Margiawati bersama Babinsa dari Kodim Angkatan Darat bapak Arifin Rajagukguk mengatakan kegiatan monitoring rutin sebulan sekali dari Kelurahan bersama tim posyandu memastikan berjalan dengan baik serta memberikan dukungan kepada para kader Posyandu dalam menjalankan tugasnya. Kamis (11/6/2026)
Melalui monitoring ini diharapkan pelayanan Posyandu dapat terus berjalan optimal dalam meningkatkan kesehatan ibu dan anak, sekaligus memperkuat peran Posyandu sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat di lingkungan kelurahan.
Lanjutnya, Asrul Hasbi mengatakan, bahwa untuk di Kelurahan Kampung I Skip ada 11 Posyandu dan 21 RT, hari ini juga Posyandu melayani pembagian Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk 74 anak di Posyandu Flamboyan di RT 14 dan balita, ibu menyusui dan ibu hamil, sementara di Posyandu Kusuma Negara pembagian Makan Bergizi Gratis (MBG) di RT 03 sebanyak 33 dengan sasaran bagi anak-anak balita.
Asrul Hasbi, juga menjelaskan untuk pelayan Posyandu setiap bulan sedangkan Makan Bergizi Gratis (MBG) pembagiannya setiap hari, kecuali hari libur, ujarnya.
Ini adalah tugas kami di kelurahan untuk memastikan sasarannya agar program-program pemerintah khususnya MBG ini sampai kepada masyarakat, baik ibu hamil, ibu menyusui dan anak balita, dan mereka sudah bisa rasakan adanya program MBG, dan belum semua tersebar beritanya ke pada masyarakat, jadi kami dari kelurahan bekerjasama dengan Babinsa untuk menyampaikan program ini agar MBG ini sampai kepada maysrakat. Atau 3B (Ibu Hamil, Ibu Menyusui dan Balita) ungkap Asrul Hasbi.

Sementara Babinsa dari Kodim Angkatan Darat Tarakan bapak Arifin Rajagukguk sangat mendukung program pemerintah, kegiatan ini juga dapat mengurangi stanting anak-anak, karena di tahun sebelumnya wilayah Kampung I Skip Stantingnya masih tinggi, maka dengan adanya program MBG ini ada penurunan, ungkap Arifin Rajagukguk.
Kami selaku Babinsa dari Kodim selalu monitor program ini, artinya jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan, mungkin tandakutif dari segi menunya yang kurang layak, karena banyak di daerah lain adanya keracunan, disitulah fungsi kami dengan kader-kader Posyandu ataupun sekolah-sekolah untuk mengecek dulu menu tesebut apakah layak untuk di komsumsi anak-anak, semoga di Tarakan tidak ada. ungkapnya.
Itulah fungsi kami sebagai pendampingan dari Kodim berkoordinasi dengan pihak pihak kelurahan, pesan saya kepada masyarakat mari kita selalu bekerjasama positif sehingga anak-anak kita makin cerdas makin sehat untuk kedepanya. Ungkap Arifin Rajagukguk.
Sementara Ibu Lusia sangat senang membawakan anaknya yang masih balita, dan baru 2 kali ke Posyandu, dan mengenai pelayan sangat bagus, anak saya di timbang berat dan tinggi badanya, dan tidak terlalu lama saya menunggu karena masih belum banyak yang datang, ujar Ibu Lusia. (As)













