MIRIS! Ditemukan Meninggal: Pemuda Samarinda Diduga Mabuk Miras dan Tenggelam di Sungai Karang Mumus

SAMARINDA (Sentral Borneo) – Seorang pemuda dikabarkan tercebur di Sungai Karang Mumus (SKM) pada Minggu (14/9) dini hari sudah ditemukan. Pria itu diketahui bernama Yustinus Seran (29) yang merupakan warga Kelurahan Bandara, Kecamatan Sungai Pinang.

Ia meninggal tenggelam di SKM diduga akibat tercebur lantaran tak bisa berenang dan di bawah pengaruh minuman keras.

Yustinus cs awalnya berkumpul sembari meminum minuman keras (miras). Menikmati malam Minggu tersebut, korban beserta temannya meneguk miras mulai sekitar pukul 01.00 Wita.

Bacaan Lainnya
banner 728x90

Tepat pada waktu sekitar 04.30 Wita, Yustinus memutuskan untuk menyudahi perkumpulan itu. Lantas ia pergi meninggalkan temannya dengan mengendarai motor Yamaha Aerox.

Tak berselang lama, Yustinus datang lagi untuk berkumpul dengan kawan-kawannya hingga tertidur di bagian turap sungai, yang diketahui merupakan tempat Yustinus tenggelam.

“Seran tidur di turap, sementara kami tetap asyik ngobrol sembari minum,” ujar Ambros, saksi mata yang juga teman korban.

Ambros mengungkapkan, di sela asyik menenggak miras malam itu tiba-tiba terdengar sebuah benda jatuh ke dalam air.

Laki-laki 23 tahun ini langsung melihat ke arah Yustinus yang sudah tidak ada di tempat semula. Suasana seketika berubah mencekam. “Kami melihat ada gelembung-gelembung di air. Kami langsung panik, karena yakin itu Seran yang jatuh,” katanya.

Ambros dan kawan-kawan lainnya langsung terjun ke sungai berupaya menyelamatkan Yustinus. Namun, usaha itu tidak membuahkan hasil.

Akhirnya Ambros dkk melaporkan kejadian tersebut kepada pihak terkait. Sekitar pukul 06.00 Wita, tim Polairud Polresta Samarinda, Basarnas dan relawan tiba di lokasi kejadian.

Dua penyelam dari Basarnas Samarinda terjun ke titik Yustinus dikabarkan tenggelam. Sekitar pukul 07.50 Wita, korban ditemukan.

“Korban ditemukan di dasar sungai dalam posisi tertelungkup oleh dua orang dari tim penyelam,” ucap Riqi Effendi, koordinator Pos SAR Basarnas Samarinda.

Jasad korban langsung dievakuasi dan dibawa ke RSUD AW Sjahranie didampingi oleh keluarga. Riqi mengatakan, dengan ditemukannya korban, operasi pencarian resmi dihentikan.

Terima kasih untuk semua, kembali ke pos masing-masing untuk bersiaga kembali,” imbuhnya.

Hingga berita ini diterbitkan, kejadian ini masih dilakukan penyelidikan oleh pihak kepolisian. Untuk sementara, Yustinus diduga tenggelam setelah tercebur dan dipengaruhi minuman keras. (*)

By SB.

banner 728x90

Pos terkait

banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *