KAMPUNG I SKIP, TARAKAN – Sebuah Taman Bermain Ramah Anak (TBRA) yang berdiri di atas lahan bekas kantor PU di Kelurahan Kampung I Skip Kecamatan Tarakan Tengah, kini menjadi pusat perhatian warga.
Fasilitas yang terletak di Jalan Pulau Flores, RT.6 yang mulai digunakan atau di resmikan oleh Wali Kota Tarakan dr. H. Khairul, M. M.Kes sejak 2021 lalu ini akan dimaksimalkan pihak kelurahan guna mendukung program Kelurahan Layak Anak (KLA) atau Ramah Anak (RA)
Lurah Kampung I Skip Diky Anugrah, SE menjelaskan bahwa Taman Bermain Ramah Anak (TBRA) tersebut menyediakan beberapa wahana permainan yang dapat dinikmati oleh masyarakat luas, khususnya anak-anak.
Namun saat ini ada sebagian sudah rusak atau tidak layak, kedepan kita akan benahi yang lebih baik lagi kalau perlu penambahan wahana bermain serta berwarna, tentunya kita akan berkoordinasi dengan dinas terkait, belum lagi ini merupakan program pemerintah, dengan visi dan misinya untuk mewujudkan Tarakan sebagai Maju dan sejahtera melalui Smart City juga memperhatikan ruang publik untuk anak-anak.
Menurutnya, antusiasme warga sangat tinggi karena fasilitas ini tidak hanya dimanfaatkan oleh warga sekitar, melainkan juga anak-anak dari lingkungan RT-RT lainya. Ia berharap kehadiran taman ini dapat memenuhi hak anak untuk bermain dengan aman dan nyaman di lingkungan mereka sendiri. Ujar Diky Anugrah pada Jumat, (24/7/2026).
Lanjutnya Lurah Kampung I Skip menyampaikan bahwa keberadaan taman bermain di tengah permukiman padat penduduk ini juga dinilai memudahkan orang tua dalam melakukan pengawasan. Meski demikian, TBRA saat ini masih perlu perbaikan lebih, karena kami dari Kelurahan Kampung I Skip, bersama Ketua RT berinisiatif berkoordinasi dengan dinas terkait akan merenovasi kembali, turut dihadiri dari Mahasiswa Universitas Borneo Tarakan (UBT) yang saat ini sedang KKN di kelurahan.
Selain itu, adapun kegiatan pada hari ini yaitu bersih – bersihkan halaman area dan pengecatan tembok dan pagar berwarna yang nanti akan lebih indah di lihat. Ujar Lurah Kampung I Skip, di hadiri Pula Sekretaris Lurah, Kasi Trantibum, Kasi Pemberdayaan Masyarakat, Kasi Pemerintahan juga Babinsa.
Kami juga meminta kepada masyarakat mari bersama-sama memeliharanya TBRA ini hingga ikut andil merawatnya, ini fasilitas yang bisa digunakan oleh anak-anak kita. Untuk pemeliharaannya, kita minta partisipasi kepada masyarakat. Karena TBRA ini sudah menjadi fasilitas publik,” tutur Lurah Kampung I saat memberikan keterangan kepada media.
Anak-anak adalah warga kota yang berhak berjalan, bermain, dan belajar di lingkungan yang aman, edukatif, dan inklusif. Taman Bermain Ramah Anak (TBRA)Melalui kolaborasi lintas pihak, kita menghadirkan taman bermain yang memberi kesempatan sama bagi semua anak. Ini langkah kecil yang berarti untuk mengurangi kesenjangan sosial,” ujarnya. (As).













