Dikeluhkan Pedagang Saat Pendataan Pasar Pagi, Ini Kata Marnabas Patiroy

Samarinda – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda merespons keluhan sejumlah pedagang Pasar Pagi terkait sikap oknum petugas UPTD yang dianggap kurang humanis dalam proses pendaftaran dan pendataan.

Asisten II Pemkot Samarinda, Marnabas Patiroy, menyebut keluhan itu menjadi perhatian pemerintah. Menurutnya, keluhan muncul di tengah tingginya beban kerja petugas di lapangan. “Siang dan malam mereka bekerja, bahkan sampai dini hari, untuk mendata sekitar 1.800 pedagang pada tahap awal,” ucapnya, Rabu (24/12/2025).

Namun, Marnabas menegaskan beban kerja tersebut tidak dapat dijadikan alasan untuk bersikap kurang baik kepada masyarakat. Ia menekankan, pelayanan publik tetap harus dilakukan secara ramah dan humanis dalam kondisi apa pun. “Bagaimanapun kita adalah pelayan publik. Pelayanan harus tetap baik, meskipun dalam kondisi lelah,” tegasnya.

Bacaan Lainnya
banner 728x90

Sebagai langkah tindak lanjut, Marnabas mengaku telah meminta Kepala Dinas Perdagangan Samarinda untuk kembali mengingatkan seluruh jajaran, khususnya petugas UPTD, agar menjaga sikap profesional saat melayani pedagang.

“Ini menyangkut mata pencaharian masyarakat, sehingga wajar jika mereka terus bertanya. Namun, masyarakat juga perlu memahami bahwa petugas di lapangan juga manusia. Jadi masyarakat harus tenang, seluruh proses akan dilakukan secara bertahap dan transparan,” tutupnya.@

banner 728x90

Pos terkait

banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *