TARAKAN – Wali Kota Tarakan, dr. H. Khairul, M.Kes., secara resmi melepas peserta Pawai Budaya dalam rangka Festival Iraw Tengkayu XV yang berlangsung meriah dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat di Kota Tarakan, Sabtu, 4 Juli 2026.
Hadir juga dalam kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota, Ibu Saud Is, jajaran Forkopimda, instansi vertikal. Ketua DPRD Tarakan, Perwakilan Pemprov Kaltara, tokoh adat dan tokoh agama.
Wali Kota Tarakan menegaskan bahwa Pawai Budaya merupakan perwujudan persatuan dan kesatuan masyarakat Kota Tarakan. Keberagaman suku, agama, budaya, dan adat istiadat yang hidup berdampingan di Kota Tarakan menjadi kekuatan yang harus terus dijaga dan dipertahankan.
Wali Kota Khairul menyampaikan bahwa pawai budaya menjadi cerminan persatuan dan kesatuan masyarakat Tarakan. Ia menyebut Festival Iraw Tengkayu saat ini telah masuk dalam 100 Kharisma Event Nusantara Kementerian Pariwisata. Karena itu, kegiatan ini harus dilaksanakan setiap tahun agar tidak keluar dari daftar agenda pariwisata nasional.
“Dulu prinsipal di Rotoskayu ini dilaksanakan dua tahun sekali. Tapi sejak 2019 kita laksanakan setiap tahun, kecuali saat COVID-19. Dan prinsipnya masuk di dalam Kharisma Event Nusantara. Jadi ini masuk agenda pariwisata nasional,” jelasnya.
“Kegiatan festival budaya pada hari ini atau pawai budaya, sebenarnya adalah perwujudan persatuan dan kesatuan masyarakat Tarakan. Dan ini juga menunjukkan keberagaman di kota Tarakan ini. Alhamdulillah dengan keberagaman ini tentu menjadi sebuah kekuatan buat kita di kota Tarakan,” ujar Wali Kota Khairul.
Ia menjelaskan, pawai ini juga merupakan rangkaian menuju acara puncak acara Iraw Tengkayu. Di mana dalam kegiatan ini, Padaw Tuju Dulu diarak menuju Pantai Amal.
“Jadi sebenarnya acara hari ini, bunyinya festival tapi sebenarnya adalah rangkaian arak-arakan dalam rangka mengarah Padaw Tuju Dulung untuk dipersiapkan acara puncak besok di Pantai Amal,” kata wali kota.
Pawai Budaya tahun ini diikuti peserta dalam tiga kategori, yakni kendaraan hias, sepeda hias, dan pejalan kaki, serta diawali dengan arak-arakan Padaw Tuju Dulung yang akan diturunkan pada puncak Festival Iraw Tengkayu esok hari.
Wali Kota juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras menyukseskan penyelenggaraan Festival Iraw Tengkayu XV. Tingginya partisipasi masyarakat dinilai menjadi bukti semangat kebersamaan yang tetap terjaga, meskipun pelaksanaan kegiatan ditengah kebijakan efisiensi yang dijalankan pemerintah.
Festival Iraw Tengkayu yang rutin diselenggarakan setiap tahun diharapkan terus berkembang dan semakin meningkatkan kualitas penyelenggaraannya, sehingga ke depan dapat terus memperoleh pengakuan sebagai bagian dari Kharisma Event Nusantara (KEN).
Antusiasme masyarakat yang memadati jalur pawai menjadi cerminan besarnya dukungan terhadap pelestarian budaya daerah. Wali Kota turut mengapresiasi seluruh peserta dan masyarakat yang hadir memeriahkan kegiatan serta mengajak semua pihak untuk bersama-sama menjaga ketertiban, keamanan, dan kebersihan selama pawai berlangsung agar seluruh rangkaian acara dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. (*)













