Monitoring Depo Sampah Kelurahan Kampung I Skip, Diky Anugrah. SE Buang Sampah Harus Tepat Waktu

Lurah Kampung I Skip Diky Anugrah, bersama Missiadi Ketua RT. 6 juga sebagai Ketua Kelompok Swadaya Masyarakat "NIBUNG" Kelurahan Kampung I Skip, Kasi Trantibum Himawan Sutanto, S.IP Bersama Staf Ashari Rachmawansyah, Babinsa Arifin Raja Gukguk dan Mahasiswa KKN UBT turut ikut hadir di area Depo Sampah. Pada Kamis (25-6-2026).

TARAKAN – Upaya menjaga lingkungan bersih, aman dan nyaman, Kelurahan Kampung I Skip melaksanakan monitoring di Depo Sampah atau TPS, dan secara langsung melihat pengelolaan sampah, pengangkutan dari motor roda tiga hingga memilah. Kebersihan adalah tanggung jawab bersama, dari hal kecil seperti membuang sampah pada tempatnya juga tepat waktu.

Kegiatan Peninjauan lokasi Tempat Penampungan Sementara (TPS) atau Depo Sampah ini sebagai tempat pendistribusian sampah sebelum diangkut ke tempat pemrosesan akhir (TPA), monitoring dari Kelurahan Kampung I Skip merupakan bagian dari rutinitas melihat kebersihan tempat. Kelurahan selalu aktif memberdayakan jajarannya untuk turun langsung, memantau dan mengawasi.

Lurah Kampung I Skip saat Diky Anugrah, SE saat monitoring Depo Sampah bersama Kasi Trantibum Himawan Sutanto, S.IP, Staf Ashari Rachmawansyah, Babinsa Arifin Raja Gukguk, Mahasiswa KKN UBT, di dampingi Ketua RT. 6 Missiadi juga sebagai Ketua Kelompok Swadaya Masyarakat “NIBUNG” Kelurahan Kampung I Sikp hadir di area Depo Sampah. Pada Kamis (25/6/26).

Bacaan Lainnya
banner 728x90

Lurah Kampung I Skip mengatakan Tempat Penampungan Sementara (TPS) atau Depo Sampah merupakan salah satu program unggulan Pemerintah Kota Tarakan, untuk di daerah kami hanya punya satu di bangun. “Saya mengharapkan agar Depo ini di jaga dengan baik, dirawat selalu di bersihkan, selain itu pemilahan sampah dapat dimulai dari rumah tangga dan rumah makan sehingga tidak semua sampah berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA),” kata Diky Anugrah.

Lanjutnya, di Kelurahan Kampung I Skip memiliki 4 unit motor roda tiga untuk mendukung operasional pengangkutan sampah yang merupakan bantuan DLH Kota Tarakan, itu pun kami rasa masih kurang, dimana volume sampah cukup besar serta jangkauan pengakut sampah rumah tangga ada yang jauh, namun kita masih bisa eksis sampah tetap terangkut,

Ia juga mengingatkan agar seluruh sarana dan prasarana yang diberikan dapat dipergunakan sebaik-baiknya dan dirawat dengan optimal. Terakhir, ia berharap program pengolahan sampah yang diolah menjadi berbagai produk bermanfaat ini dapat berjalan dengan baik dan berkelanjutan, serta memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat. Selanjutnya penerapan aturan wilayah, menertibkan warga dan pelaku usaha agar membuang sampah sesuai dengan jam operasional yang ditentukan. Ujar Diky Anugrah, SE.

Sementara Missiadi Ketua RT. 6 juga sebagai Ketua Kelompok Swadaya Masyarakat “NIBUNG” Kelurahan Kampung I Skip mengatakan untuk mengangkut sampah rumah tangga khusus wilayah Kampung I Skip sebenarnya ada 21 RT, namun yang bisa kami layani hanya 18 RT, sementara di RT. 20 dan RT. 10 tidak bisa karena terjauh, selain itu berada di daerah Kampung Bugis, namun masih wilayah Kelurahan Kampung I Skip dan kami harap mereka juga bisa di layani dan ada juga di RT. 9 Gunung Slipi, karena naik gunung. Ungkap Missiadi.

Pelayanan kami dalam mengangkut sampah dari jam 5 pagi sampai selesai, dan mengenai retribusinya ke warga kurang lebih Rp. 15.000, atas kesepakatan antara warga sama kita, dan tahun 2026 ini kami naikan menjadi Rp.20.000, sementara pengambilan sampah rumah makan dan penjual sayur, ikan dan ayam kita biaya 40.000 setiap bulanya, mengingat biaya saat ini semakin tinggi, baik biaya operasional, perbaikan kendaraan, BBM dan lainya, ungkap Missiadi.

Saat ini anggota di lapangan sebanyak 5 orang, yang sebagain membawa 3 motor roda pengakuan sampah dan satu pengawasan, dan satu memilih sampah yang bisa di gunakan seperti plastik, kardus, botol minuman dan sisa sayuran yang akan di buat pupuk kompos. Ungkapnya.

Sampah yang kita angkut, kita pilah dulu, setelah terkumpul nanti ada truk dari DLH, jadi satu hari 2 RET dengan volume sampah kurang lebih 5 sampai 7 ton sampah yang di kumpulkan, jadi kami tidak ada liburnya, RET pertama jam 8-9 di bawa ke TPA, ungkap Missiadi.

Lurah Kampung I Skip Diky Anugrah menambahkan saat ini yang paling utama kendalanya armada atau motor roda tiga pengangkut sampah, dan kami tidak memiliki cadangan, kalau ada rusak, kami harus perbaiki, dulu.

Dan melihat kondisi saat ini Depo Sampah Kampung I Skip tidak memiliki atap, megenai aktifitas para pekerja tetap di lakukan, apa yang di katakan oleh Missiadi Ketua Kelompok Swadaya Masyarakat “NIBUNG” Kelurahan Kampung I Skip adalah beberapa bulan lalu di terpa angin kencang mengakibatkan terangkatnya atap Depo. Semoga nanti ada bantuan perbaikan, kita pasang lagi kedepan agar bisa terlihat lebih baik lagi. Ungkapnya (As).

banner 728x90

Pos terkait

banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *