BULUNGAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bulungan mengelar rapat dengan agenda dengar pendapat dari Masyarakat Peduli Desa Tanah Kuning terkait Kawasan Industri, Proyek Strategis Nasional
Rapat sendiri di Pimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Bulungan H.Riyanto, S.Sos. yang dihadiri Anggota DPRD komisi 2, Asisten 1, dan 2, Kepala Bapedalitbang, Kepala DPMPTSP, Tapem, Bagian Hukum, Kantor Pertanahan/BPN, Camat dan Kepala Desa Tanah Kuning, serta masyarakat setempat.
Belasan warga tersebut tergabung dalam Koalisi Masyarakat Peduli Desa Tanah Kuning, meluapkan keluhan mereka terhadap pelaksanaan Proyek Strategis Nasional (PSN) kawasan industri Tanah Kuning.
Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang dihadiri berbagai pihak di Kantor DPRD Bulungan (15/5), warga menilai proyek ini nyatanya banyak berdampak merugikan, terutama soal penguasaan lahan dan minimnya ruang komunikasi antara pemerintah, investor dan masyarakat.
Lebih lanjut bahwa pada dasarnya masyarakat Desa Tanah Kuning, dan sekitarnya mendukung program kawasan industri. terutama bagi pemerintah,” ujar Salah satu tokoh masyarakat, Rusman Ahmad yang juga merupakan mantan Kepala Desa Tanah Kuning,
Ia tak menampik pernah diminta secara khusus oleh pihak kepolisian untuk membuat pernyataan dukungan terhadap proyek tersebut. “Saya Rusman Ahmad sudah didatangi petugas dari kepolisian yang meminta secara khusus untuk saya membuat pernyataan mendukung program ini,” ungkapnya.
Ia melayangkan kritik tajam terhadap dampak proyek yang dirasa mengabaikan hak masyarakat. Ia menyebut, sejumlah lahan milik warga bahkan lahan pemakaman, kini telah dicaplok menjadi bagian kawasan industri.
“Tempat kami istirahat selamanya saja tidak tersedia. Kades bilang ada instansi mengatakan tidak bisa lagi dimakamkan di tempat sebelumnya. Ada apa ini, Kenapa tidak bisa,” keluhnya.
Sementara Ketua DPRD Bulungan Riyanto mengatakan mari kita dukung PSN tersebut dan kawal Aspirasi masyarakat demi kebaikan dan kesejahteraan masyarakat kita di Kabupaten Bulungan, Prov.Kalimantan utara dan terkhusus di Kec.Tanjung Palas Timur.
Riyanto, dalam keterangannya menyampaikan komitmen untuk mengawal aspirasi masyarakat Tanah Kuning. “Berbagai keluhan masyarakat sudah kami catat dan akan ditindaklanjuti demi kebaikan dan kesejahteraan masyarakat,” pungkas Riyanto. ***













