KALTARA – Sebuah tradisi yang sarat makna, prosesi arak-arakan perahu “Alut Madang”, dihidupkan menyambut kedatangan Wakil Gubernur Kalimantan Utara, Ingkong Ala, SE., M.Si. Ingkong Ala menapaki jejak perjalanannya menuju pedalaman yang menyimpan sejuta aspirasi. senin 12 Mei 2025.
Selain itu merupakan hari yang istimewa bagi masyarakat adat di Desa Long Aran, Kecamatan Pujungan, Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara.
Perjalanan Wagub Ingkong Ala bukanlah tanpa tantangan. Dimulai dari Tanjung Selor, rombongan harus menempuh perjalanan panjang menuju Long Pujungan, gerbang menuju desa-desa di pedalaman.
Setibanya di tepian Long Aran, pemandangan unik dan mengharukan menyambut. Alunan musik tradisional mengiringi langkah warga yang dengan gagah memikul perahu atau kapalโperahu “Alut Madang”โsebagai simbol penghormatan tertinggi bagi tamu kehormatan.
๐ ๐ฒ๐ป๐๐ฒ๐ฟ๐ฎ๐ฝ ๐๐๐ฝ๐ถ๐ฟ๐ฎ๐๐ถ ๐ฑ๐ถ ๐๐ฎ๐น๐ฎ๐ถ ๐๐ฑ๐ฎ๐
Pertemuan kemudian dilaksanakan di Balai Adat Desa Long Aran. Dalam suasana yang hangat dan penuh kekeluargaan, Wagub Ingkong Ala dan Forkopimda berdialog langsung dengan masyarakat Kecamatan Pujungan. Wagub dengan seksama mencatat setiap aspirasi yang disampaikan.
Kebutuhan dasar seperti akses jalan, jaringan listrik, telekomunikasi, hingga sarana fasilitas pendidikan dan kesehatan menjadi aspirasi warga setempat.
โIni menjadi pekerjaan rumah besar kita bersama,” ujar Ingkong Ala, merangkum poin-poin krusial dari diskusi tersebut.
๐ฃ๐ฒ๐ป๐ด๐๐ฎ๐๐ฎ๐ป ๐๐ฎ๐ฟ๐ฎ๐ธ๐๐ฒ๐ฟ ๐ฑ๐ฎ๐ป ๐ฅ๐ผ๐ต๐ฎ๐ป๐ถ ๐ฑ๐ฎ๐น๐ฎ๐บ ๐ฃ๐ฒ๐ธ๐ฎ๐ป ๐ฃ๐๐ฅ๐๐๐ฅ๐๐ ๐๐๐๐
Di Pujungan, Wagub Ingkong Ala juga menghadiri Pekan Perkumpulan Kaum Pria (PERKARIA) Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) Daerah Pujungan, yang digelar di Jemaat GKII Long Aran. Ingkong Ala menyampaikan apresiasi dan selamat atas terselenggaranya kegiatan rohani ini.
Menggarisbawahi tema kegiatan, โPERKARIA yang Bertumbuh, Bertambah, dan Berdampakโ, Wagub Ingkong Ala mengajak warga memperkuat nilai-nilai kebersamaan, toleransi, dan kasih sayang, yang sangat penting dalam membangun masyarakat yang harmonis, maju, makmur, dan berkelanjutan, khususnya di daerah-daerah perbatasan dan pedalaman seperti di Kecamatan Pujungan. ***













