BERAU – Mewakili Bupati Berau, Hj Sri Juniarsih, Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Politik Hukum dan Kesra, Warji menghadiri Sosialisasi Transisi Batubara yang Berkeadilan di Kalimantan Timur, di meeting room Hotel SM Tower, pada Selasa (6/5).
Sosialisasi yang diinisiasi Manapak Indonesia ini menghadirkan Chitra Retna dari Article 33 Indonesia sebagai Narasumber. Hadir pula sejumlah perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Berau dan tamu undangan lainnya.
Dalam sambutnnya, Staf Ahli Warji menyampaikan sambutan Bupati yang memberikan apresias setinggi-tingginya kepada Perkumpulan Menapak Indonesia yang bekerja sama dengan Climate Works Foundation, atas pelaksanaan program ini.
Menurutnya kegiatan ini adalah langkah strategis dan progresif. Dimana berbagai aktivitas yang dilakukan seperti penelitian,peningkatan kapasitas, penguatan kebijakan, serta diseminasi pengetahuan, yang sangat relevan dengan kebutuhan daerah saat ini.
Sebagai salah satu wilayah di Kalimantan Timur yang memiliki sejarah panjang dalam kegiatan pertambangan batubara. Kabupaten Berau turut merasakan manfaat ekonomi sekaligus tantangan lingkungan dan sosial dari sektor ini. Tidak bisa dipungkiri Kabupaten Berau merupakan bagian dari daerah yang selama ini bertumpu pada sektor pertambangan batubara.
“Oleh karena itu, ketika kita berbicara tentang transisi energi, kita juga harus berbicara tentang keadilan sosial, perlindungan lingkungan,serta keberlanjutan ekonomi masyarakat lokal yang berpihak pada masa depan bersama,” paparnya.
Pemkab berharap ke depan, melalui kegiatan ini, akan terbangun pemahaman yang lebih kuat tentang urgensi transisi energi yang adil dan inklusif. Kami juga berharap akan lahir rekomendasi kebijakan yang aplikatif, terciptanya sinergi antar lembaga dan sektor, serta terbukanya ruang-ruang kolaborasi baru untuk mendukung diversifikasi ekonomi di Berau, yang lebih hijau dan berpihak kepada masyarakat.
Pemkab Berau, lanjutnya, siap mendukung dan menjadi bagian dari proses penting ini. “Mari bersama-sama kita wujudkan Berau yang berdaya, berkelanjutan, dan tangguh menghadapi perubahan,”imbaunya.
Lebih lanjut, Staf Ahli, Warji mengatakan, transisi ini bukan semata-mata soal mengganti sumber energi, tetapi juga soal melindungi lingkungan, membuka peluang ekonomi baru, menciptakan lapangan kerja yang layak,serta menjamin kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh,terutama mereka yang terdampak langsung oleh perubahan ini.
Ia percaya bahwa keberhasilan transisi ini sangat bergantung pada kolaborasi multipihak antara pemerintah, masyarakat, sektor swasta, akademisi, dan organisasi masyarakat sipil. Oleh karena itu, sosialisasi ini menjadi langkah awal yang penting untuk menyamakan pemahaman, membangun komitmen bersama, dan merancang strategi yang tepat sesuai konteks lokal.
“Saya mengajak kita semua untuk aktif berpartisipasi, saling berbagi pengetahuan dan pengalaman, serta bersama-sama menyukseskan program ini demi masa depan Kabupaten Berau dan Kalimantan Timur yang lebih berkeadilan dan berkelanjutan,” pungkasnya. *













