BULUNGAN (SB.COM) – Penjabat sementara (Pjs) Bupati Bulungan H. Haerumuddin. SH. MAP di wakili oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, H Jamal, SH, MAP. menghadiri sekaligus membuka secara resmi Pelatihan Kepemimpinan Organisasi pada Sabtu di Aula Rumah Jabatan Bupati Tanjung Selor (9/11/2024).
Kegiatan tersebut di selenggarakan oleh Pengurus Daerah Wanita Islam Alkhairaat Kabupaten Bulungan, turut hadir Kepala Kantor Kementerian Agama Bulungan H. Muhammad Ramli, Ketua Pengurus Daerah Wanita Islam Alkhairaat Bulungan Ibu Nurmawati, SE, dan ketua dan cabang alkhaaerat, ketua-ketua organisasi wanita, Narasumber terdiri dari Widiyaswara Ahli media BPSDM Prov. Klatara Ibu Wahyu Eko Handayani, S.PD, dan Narasumber sebagai penalaah teknis kebijakan bagian organiasasi Pemkab Bulungan Ibu Lia Yunitadamanik, para perserta dan tamu undangan.
Asisten I H. Jamal dalam sambutannya mengatakan sangat mengapresiasi kegiatan ini dimana pelatihan kepemimpinan organisasi sangat penting apalagi pihak wanita islam, saya juga sangat bangga dengan partisipasinya kaum perempuan dimana dalam pembangunan memegang peranan yang sangat penting terutama dalam tahap perencanaan pembangunan daerah. Ujar H. Jamal
Pemerintah Kabupaten Bulungan sangat konsen dalam upaya pemberdayaan perempuan. Di samping telah memiliki dinas khusus yang membidangi perempuan seperti Dinas P3AP2KB, Tim Penggerak PKK dan Dharma Wanita Persatuan, apalagi Organisasi Wanita Islam Alkhairaat Kabupaten Bulungan yang juga memiliki wadah guna menampung setiap aspirasi kaum perempuan islam yanga ada di Bulungan Provinsi Kalimantan Utara. ujar H. Jamal.
Lanjut di katakan Asisten I, dengan di selenggarankan Pelatihan Kepemimpinan Organisasi khususnya perempuan atau dalam forum Wanita Islam Alkhairaat (WIA) Bulungan, Hal tersebut dimaksudkan sebagai upaya untuk peningkatan peran perempuan, tentu di perlukan pengetahuan luas, memiliki keterampilan, kepercayaan diri di hadapan public, memberikan kontribusi secara optimal di dalam organisasi, masyarakat dalam pembangunan daerah. Dimana dengan kehadiran organisasi perempuan dapat mengaarahkan pembangunan akan lebih pro perempuan dan semakin menjamin pemenuhan hak-hak kaum perempuan,” katanya.
Lanjut H. Jamal, perempuan sebenarnya adalah insan yang sangat luar biasa karena dapat melakukan berbagai macam pekerjaan dalam waktu bersamaan saat di rumah. “Seorang perempuan yang bisa melakukan apa saja dalam waktu bersamaan berati dirinya sudah dapat mengatur suatu pekerjaan dengan sempurna dan ini sudah masuk kriteria jiwa seorang pemimpin,” ungkapnya.
Ia berharap melalui kegiatan pelatihan ini dapat meningkatkan kualitas kepemimpinan para perempuan dalam konteks kesetaraan gender, dan mengembangkan serta memperluas wawasan dalam melaksanakan tugas-tugas kepemimpinan bagi perempuan dalam sebuah organisasi dan kelembagaan. Ujarnya. (ADV)
Editor SB/AS













